teknis budidaya ikan sidat menggunakan kolam full beton
Teknis budidaya ikan sidat menggunakan kolam full beton sangat berbeda dengan kolam tanah ataupun apung , ada perlakuan khusus yang harus diperhatikan. Dikarenakan kolam beton sangat signifikan perubahan suhu dan perubahan kualitas airnya:
- Sebelum penaburan benih ikan sidat pastikan terlebih dahulu kualitas air sudah memenuhi standard kontrol, bebas dari kandungan kimia yang diakibatkan dari semen.
- Nyalakan peralatan kolam seperti aerator dan pompa sirkulasi dikolam dan pastikan semua jalur air ke filter amanĀ (tidak ada celah yang dapat dimasuki ikan sidat) pada saat benih ikan sidat ditabur.
- bukalah packingan benih sidat kemudian cek kondisi benih ikan sidat, pastikan benih yang di tabur dalam kondisi sehat dan bukan hasil tangkapan alam. Ciri cirinya benih ikan sidat sehat adalah warna kulit kehitaman benih ikan sidatnya lincah dan tidak ada yang luka pada badan ikan sidat.
- kemudian cek suhu didalam bok paking apakah terlalu dingin atau tidak, hati hati jika terlalu dingin pada saat pengiriman bisa mengakibatkan dehidrasi akut terhadap benih ikan sidat, kemudian campurkanlah air kolam kedalam bok benih ikan sidat utuk menurunkan suhu pada bok lalu diamkan selama 15 menit kemudian pilihlah benih ikan sidat yang lincah apabila ada yang mengalami dehidrasi akut pisahkan jangan dimasukan ke kolam dikarenakan benih yang mengalami dehidrasi akut berpotensi mengalami tidak tumbuh bahkan akan mati. Penebaran benih ikan sidat selain ditimbang juga harus dihitung jumlah populasinya karena pada saat panen kita juga akan menimbang dan menghitung kembali sebagai data usaha.
- setelah benih ikan sidat di tabur ke kolam beton jangan langsung diberikan pakan selama 24 jam tunggu sampai kondisi benih ikan sidat pulih. Setelah kondisi ikan sidat pulih mulailah pemberian pakan, pemberian pakan diawali pada sore hari, dikarenakan ikan sidat lebih aktif pada malam hari untuk hari berikutnya diberikan pagi dan sore hari.
- untuk selanjutnya pengecekan kualitas air dilakukan setiap hari dari DO,suhu,PH.Menggunakan alat cek, setiap hari lakukan pembersihan kolam dari kotoran kotoran di dalam kolam menggunakan seser, periksalah bak filter serutin mungkin karena di khawatirkan terjadi mampet disaluran airnya, jangan menaruh tanaman air seperti enceng gondok dan lainnya, selain membuat kolam kotor enceng gondok juga menyerap oksigen dan membuat ikan sidat menjadi malas.
- Di setiap hari usahakan ada penambahan air baru dari sumber yang ada minimal 10% setiap 1 minggu satu kali dilakukan pengurasan total, pengurasan atau pembersihan dilakukan dengan menguras semua air dikolam, kemudian dilakukan penyikatan pada dinding dan dasar kolam dan juga bersihkan semua marterial filter sampai benar benar bersih, ikan sidat yang ada tidak usah diangkat biarkan saja dikolam (ikan sidat tidak mudah stres pada saat pengurasan asalkan tidak terinjak) kemudian setelah selesai lakukan pengisian air kembali sampai posisi semula kemudian nyalakan kembali peralatan kolam seperti mesin sirkulasi dan mesin aerator, perlakuan tersebut diulang ulang dengan durasi yang sama sampai panen ikan sidat.
- setelah 5 bulan lakukan penyortiran pertama ambil yang sudah konsumsi pisahkan yang dibawah konsumsi dengan yang masih ketinggalan (semua di bagi menjadi 3 ukuran) kemudian dipisahkan di kolam dimasing masing ukuran(yang ukuran konsumsi di jual) pastikan ikan sidat dipuasakan selama 24 jam apabila hendak melakukan penyortiran atau pemanenan, untuk menghindari ikan sidat muntah pada saat disortir dan mengakibatkan kematian.
lakukanlah urutan demi urutan diatas sampai ikan sidat penen total
