Mengapa Sidat Perlu Dipuasakan Sebelum Pengiriman?
Dalam budidaya ikan sidat, proses pengiriman merupakan salah satu tahap krusial yang sangat menentukan keberhasilan usaha. Tidak sedikit kasus sidat mati atau stres berat saat tiba di lokasi tujuan, meskipun kondisi awal di kolam terlihat sehat. Salah satu langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah hal tersebut adalah mempuasakan sidat sebelum pengiriman.
Puasa bukan berarti menyiksa ikan, melainkan bagian dari manajemen budidaya yang bertujuan menjaga kualitas sidat selama transportasi.
Fungsi Puasa Sidat Sebelum Pengiriman
1. Mengosongkan Saluran Pencernaan
Sidat yang masih memiliki sisa pakan di dalam perut akan lebih sering mengeluarkan kotoran selama pengiriman. Dalam wadah tertutup, kondisi ini sangat berbahaya karena:
- Air cepat kotor
- Kadar amonia meningkat
- Lingkungan menjadi tidak layak hidup
Dengan dipuasakan, saluran pencernaan sidat menjadi kosong sehingga produksi kotoran berkurang drastis.
2. Menjaga Kualitas Air Selama Transportasi
Air pengiriman memiliki volume terbatas dan tidak mengalami pergantian. Kotoran dan sisa metabolisme akan mempercepat:
- Kenaikan amonia (NH₃)
- Penurunan oksigen terlarut (DO)
Puasa membantu menjaga air tetap stabil, sehingga sidat dapat bertahan lebih lama selama perjalanan.
3. Mengurangi Stres dan Menekan Angka Kematian
Sidat yang baru makan memiliki metabolisme lebih tinggi dan membutuhkan oksigen lebih banyak. Dalam kondisi pengiriman yang sempit dan minim oksigen, hal ini bisa memicu stres berat.
Dengan puasa:
- Metabolisme menurun
- Aktivitas sidat lebih tenang
- Risiko kematian selama pengiriman berkurang
4. Mencegah Gangguan Pencernaan dan Luka Internal
Sidat yang diberi pakan sebelum pengiriman berisiko:
- Muntah di dalam wadah
- Mengalami luka pada mulut atau saluran pencernaan
- Mengalami infeksi akibat stres dan luka
Puasa membuat tubuh sidat lebih siap menghadapi kondisi transportasi.
5. Menekan Perilaku Kanibalisme
Sidat dikenal sebagai ikan dengan sifat kanibal, terutama saat stres. Dalam wadah pengiriman dengan kepadatan tinggi, risiko ini meningkat.
Puasa membantu:
- Menurunkan agresivitas
- Mengurangi gerakan berlebih
- Meminimalkan luka akibat saling menyerang
6. Membantu Adaptasi Sidat terhadap Kondisi Pengiriman
Pengiriman berarti:
- Tidak ada pakan
- Ruang terbatas
- Oksigen terbatas
Puasa berfungsi sebagai fase adaptasi awal, agar sidat tidak mengalami “shock” saat masuk ke kondisi tersebut.
Lama Puasa Ideal Sidat Sebelum Dikirim
Secara umum, sidat dipuasakan selama:
- 24–48 jam sebelum pengiriman
Lama puasa dapat disesuaikan dengan:
- Ukuran sidat
- Kepadatan pengiriman
- Jarak dan lama perjalanan
Penutup
Puasa sebelum pengiriman bukan sekadar kebiasaan, tetapi bagian penting dari standar penanganan sidat yang baik. Dengan menerapkan puasa secara tepat, pembudidaya dapat menjaga kualitas air, menurunkan stres, serta meningkatkan tingkat kelangsungan hidup sidat hingga sampai ke tujuan.
Langkah kecil ini memberikan dampak besar bagi keberhasilan budidaya dan kepercayaan mitra usaha.






