Koperasi Mina Sidat Bersatu Tampil di iNews: Menginspirasi dengan Budidaya dan Pengolahan Sidat
Koperasi Mina Sidat Bersatu kembali menunjukkan perannya sebagai pionir budidaya dan pengolahan sidat berkelanjutan di Indonesia. Kali ini, koperasi yang berbasis di Cilacap ini menjadi sorotan dalam liputan eksklusif iNews, yang mengangkat kisah perjalanan mereka membangun Kampung Sidat.Sebelumnya, koperasi ini juga telah mendapat perhatian melalui liputan di CNN Indonesia serta program-program seperti Jejak Petualang dan Si Otan di Trans7, yang menampilkan keunikan budidaya sidat dan kontribusi koperasi terhadap pemberdayaan masyarakat. .Liputan ini menjadi pengakuan atas upaya koperasi dalam menciptakan model pemberdayaan masyarakat perikanan yang inspiratif dan berkelanjutan.
Berdiri di Cilacap, Koperasi Mina Sidat Bersatu mengelola seluruh rantai produksi sidat, mulai dari pembenihan, pembesaran, hingga pengolahan menjadi produk bernilai tambah seperti Unagi Kabayaki dan Unagi Shirayaki. Dengan pendekatan ini, koperasi tidak hanya menghasilkan produk berkualitas tinggi tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Selain itu, koperasi telah menjangkau pasar internasional, menunjukkan potensi besar sidat sebagai komoditas unggulan Indonesia.
Sebagai Kampung Sidat yang diresmikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan FAO pada tahun 2018, koperasi terus berkomitmen untuk mengembangkan budidaya sidat dengan pendekatan berkelanjutan. Liputan ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat untuk mendorong sektor perikanan menjadi lebih maju dan kompetitif.
Bagi Anda yang ingin menyaksikan perjalanan inspiratif ini, liputan lengkapnya tersedia di YouTube iNews. Klik tautan berikut untuk menontonnya:
Dalam tayangan tersebut, iNews menyoroti berbagai aktivitas koperasi, mulai dari proses pembenihan, pembesaran sidat, hingga pengolahan menjadi produk bernilai tambah seperti Unagi Kabayaki dan Unagi Sirayaki. Aktivitas ini tidak hanya memberikan nilai ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, termasuk melibatkan perempuan dalam kegiatan pengolahan. Dengan prinsip zero waste, koperasi melalui poklahsar mengolah limbah sidat menjadi produk bernilai tambah seperti Kerupuk Sidat, Sambal Sidat, Sumpia Sidat, Abon Sidat, dll menjadikannya ramah lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan.
Liputan ini menjadi pengakuan atas dedikasi Koperasi Mina Sidat Bersatu dalam mengembangkan budidaya sidat yang berkelanjutan sekaligus memberdayakan masyarakat. Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, koperasi terus berkomitmen untuk menciptakan manfaat yang lebih luas, baik bagi lingkungan, ekonomi lokal, maupun sektor perikanan Indonesia secara keseluruhan. Mari bersama mendukung langkah koperasi dalam membangun masa depan yang lebih cerah untuk Kampung Sidat dan masyarakat Cilacap.



