Apa itu ikan sidat ?
Ikan sidat adalah ikan sejenis belut yang memiliki sisik-sisik kecil di tubuhnya. Sisik-sisik tersebut membujur dan berkumpul dalam kumpulan kecil-kecil yang letaknya miring pada sudut siku. Bentuk tubuh ikan sidat memanjang, mirip dengan ular sehingga mudah untuk berenang di celah-celah sempit sekalipun.
Warna tubuh ikan yang satu ini umumnya adalah warna abu-abu gelap di bagian punggung. Sementara untuk perut dan dadanya berwarna keputihan. Ikan sidat memiliki tubuh dengan panjang yang bervariasi.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ikan sidat memiliki sirip di sisi-sisinya sebagai ciri khasnya. Tanpa sirip, ikan ini akan terlihat seperti ular karena bentuk fisiknya yang benar-benar mirip. Sirip yang ada pada ikan sidat berjumlah 3, di punggung, ekor dan juga dubur.
Selain itu ada sisik yang benar-benar kecil, terletak di sisi lateral tepatnya di bawah kulit. Ikan sidat sendiri merupakan ikan karnivora atau pemakan daging-dagingan. Sama halnya dengan belut atau lele di dalam habitat asli, ikan sidat memakan katak, udang, ikan dan sesama sidat.
Ikan sidat termasuk kanibalisme atau pemakan jenisnya sendiri, hal tersebut terjadi karena populasinya di dalam satu koloni terlalu besar. Ikan sidat ketika pada stadium larva hidup di laut, bentuknya unik layaknya daun lebar namun tembus cahaya.
Ketika sudah pada stadium elver, ikan sidat banyak ditemukan di muara sungai atau di pantai-pantai. Ikan sidat tersebut dapat memiliki tubuh dengan panjang 5 sampai 7 cm dan juga tembus cahaya. Ikan sidat pada tahap tersebutlah yang banyak ditangkap oleh para nelayan dan dijual kepada para pembudidaya ikan sidat.
sumber : budayakita.com
