Ikan Sidat vs. Salmon: Pilihan Nutrisi yang Lebih Kaya untuk Kesehatan
Permintaan global akan ikan sidat semakin meningkat, dan salah satu alasan utamanya adalah kandungan nutrisinya yang tinggi. Selain menjadi sumber protein berkualitas, sidat juga kaya akan berbagai vitamin dan mineral yang penting bagi tubuh, seperti vitamin A, B1, B2, C, D, dan E. Kandungan nutrisi ini membuat ikan sidat menjadi pilihan yang luar biasa untuk diet sehat.
Penelitian yang dilakukan oleh Febrianta dan Rawendra (2019) mengungkapkan bahwa daging sidat segar (Anguilla bicolor bicolor) mengandung protein sebesar 17,97%, lemak 6,39%, dan karbohidrat 3,21%. Kandungan protein yang tinggi ini sangat bermanfaat untuk memperbaiki jaringan tubuh dan meningkatkan kekuatan otot. Dengan lemak yang cukup dan karbohidrat rendah, ikan sidat cocok bagi mereka yang ingin mendapatkan energi tanpa meningkatkan kadar gula darah secara signifikan.
Tak hanya itu, ikan sidat unggul dalam kandungan asam lemak esensialnya, khususnya EPA dan DHA, yang sangat baik untuk kesehatan jantung dan otak. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Suitha (2008), ikan sidat memiliki kandungan EPA sebanyak 1.337 mg per 100 gram, jauh lebih tinggi daripada ikan salmon yang hanya mengandung 820 mg per 100 gram. Kandungan DHA ikan sidat juga unggul, mencapai 742 mg per 100 gram, sedangkan salmon hanya memiliki 492 mg per 100 gram.
Keunggulan nutrisi ini menjadikan ikan sidat sebagai pilihan yang sangat baik dalam menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, dan mendukung perkembangan otak pada anak-anak. Bagi orang dewasa, konsumsi sidat secara rutin dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan mengurangi peradangan dalam tubuh.
Dengan berbagai kandungan nutrisinya yang lengkap dan kaya, ikan sidat merupakan alternatif yang sangat baik bagi mereka yang ingin mendapatkan manfaat kesehatan dari asupan protein dan asam lemak omega-3. Dibandingkan dengan salmon, ikan sidat memberikan lebih banyak manfaat dalam hal kandungan EPA dan DHA, yang telah terbukti berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Bagi masyarakat Indonesia, budidaya sidat juga memiliki potensi ekonomi yang besar. Tidak hanya sebagai sumber pangan lokal, ikan sidat kini menjadi produk ekspor yang diminati di pasar internasional. Dengan konsumsi yang terus meningkat, ikan sidat diharapkan dapat menjadi andalan bagi Indonesia dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi komunitas peternak sidat di pedesaan.
Sumber: http://repository.upi.edu/52432/2/S_KIM_1603577_Chapter1.pdf
