Raffi Ahmad Cicip Unagi/Sidat di Nusakambangan, Koperasi Mina Sidat Bersatu Jadi Mitra Pengembangan Budidaya Sidat

Koperasi Mina Sidat Bersatu bersama Poklahsar Mina Sari Kaliwungu mengikuti kegiatan di Nusakambangan yang dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan publik figur. Acara ini turut dihadiri oleh Raffi Ahmad, Irfan Hakim, serta para pejabat tinggi negara, antara lain Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan RI (Kemenimipas) Bapak Agus Andrianto, Kementrian PPN/Bappenas RI Bapak Rachmat Pambudy, Wakil Menteri Kementrian PANRB Bapak Purwadi Arianto, Wakil Menteri Kementrian Ketenagakerjaan RI Bapak Afriansyah Noor, dan Direktur Komunikasi Indonesia Indicator Ibu Rustika Herlambang.

Pemberdayaan dan Pelatihan Warga Binaan
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan kesempatan agar dapat berpartisipasi kembali dalam kehidupan masyarakat secara produktif dan bermartabat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para tamu meninjau sejumlah Balai Latihan Kerja (BLK) yang menjadi pusat pelatihan keterampilan di Nusakambangan.
Beberapa BLK yang dikunjungi antara lain:
- BLK produksi batako dan paving yang memanfaatkan limbah sebagai bahan baku,
- BLK pengolahan pupuk organik yang menggunakan bahan alami seperti kotoran kelelawar, sapi, dan domba.
Selain itu, para peserta juga meninjau lokasi budidaya ikan sidat yang menjadi bagian dari program penguatan ketahanan pangan.
Koperasi Mina Sidat Bersatu Jadi Mitra Pengembangan Budidaya Sidat

Dalam kegiatan ini, Koperasi Mina Sidat Bersatu menjadi mitra dalam pengembangan budidaya ikan sidat di lahan seluas kurang lebih 10 hektare di Nusakambangan. Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan teknologi budidaya, pelatihan teknis, serta pendampingan produksi sidat berkelanjutan.

Melalui kemitraan ini, warga binaan akan memperoleh keterampilan praktis di bidang perikanan, khususnya pada pengelolaan kolam, pakan, dan pascapanen sidat, sehingga ke depan mampu berdaya secara ekonomi dan sosial setelah kembali ke masyarakat.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, melalui optimalisasi potensi budidaya perikanan di wilayah Nusakambangan.
Partisipasi Koperasi Mina Sidat Bersatu & Poklahsar Mina Sari Kaliwungu


Koperasi Mina Sidat Bersatu & Poklahsar Mina Sari Kaliwungu turut berpartisipasi dengan membuka stan produk olahan perikanan. Produk yang dipasarkan antara lain sambal sidat, abon sidat, lumring, kerupuk sidat, ricebowl kabayaki, Unagi Kabayaki, dan Unagi Sirayaki.

Seluruh produk mendapat sambutan positif dari para tamu undangan dan habis diborong oleh para menteri yang hadir. Bahkan, Raffi Ahmad dan Irfan Hakim turut mencicipi hidangan unagi kabayaki dan memberikan apresiasi atas cita rasa khas olahan sidat dari Cilacap.
Kolaborasi untuk Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan
Kemitraan antara Koperasi Mina Sidat Bersatu dan pihak pengelola Nusakambangan menjadi langkah strategis dalam menciptakan model pemberdayaan berbasis pelatihan dan produksi. Sinergi ini diharapkan dapat menghasilkan manfaat ganda: meningkatkan kompetensi warga binaan serta mendukung penguatan ketahanan pangan nasional melalui budidaya sidat berkelanjutan.
Koperasi Mina Sidat Bersatu berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan instansi pemerintah dan mitra strategis lainnya dalam mendorong pembangunan ekonomi perikanan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.



